Analisis Kemandirian Keuangan dan Desentralisasi Fiskal di Kabupaten Jombang 2020-2024
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah serta derajat desentralisasi fiskal pada Pemerintah Kabupaten Jombang selama tahun 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa masih tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pusat, sementara peran PAD dalam struktur pendapatan daerah relatif kecil, kondisi yang semakin menonjol selama gelombang pandemi COVID-19 dan proses pemulihan ekonomi. Metode yang diadopsi dalam studi ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana analisis data menggunakan sumber sekunder berupa laporan realisasi APBD Kabupaten Jombang yang diperoleh melalui studi dokumentasi. Untuk mengidentifikasi kecenderungan dan pola kinerja fiskal daerah, analisis dilaksanakan melalui perhitungan terhadap Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (RKKD) serta Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF). Temuan studi mengungkapkan bahwa nilai rata-rata RKKD mencapai 21,32%, yang termasuk dalam klasifikasi rendah, serta rata-rata DDF sebesar 12,58% yang tergolong kategori kurang. Terjadi penurunan signifikan pada tahun 2021–2022 akibat dampak pandemi, namun pada tahun 2023–2024 menunjukkan tren pemulihan meskipun belum optimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemandirian keuangan dan pelaksanaan desentralisasi fiskal di Kabupaten Jombang masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi PAD dan pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif.
Downloads
References
Adzam, M., Usnitayati, H., Prastya, A. A., Bernantus, N. A., & Lamora, A. S. (2024). Analisis Kebijakan Fiskal Dalam Mengatasi Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Dana Desa: Kajian Literatur. Public Service and Governance Journal, 5(2), 101–111. https://doi.org/10.56444/psgj.v5i2.1471
Alfred, L. (2019). Analisis Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai Tahun Anggaran 2013 - 2015. Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Ekonomi, 5(1), 1355–1370.
Azwar. (2022). Analisis Kemandirian Keuangan Daerah dan Potensi Pertumbuhan Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Tahun 2017-2021. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 7(1), 1–25.
Cheryll, B. A., Kumenaung, A. G., & Kawung, G. M. V. (2025). Analisis Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Kemandirian, Dan Rasio Keserasian Untuk Penilaian Kinerja Keuangan Daerah Pemerintah Di Kota Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 25(4), 85–95.
Jiwandono, D. P., Munawaroh, V., & Djasuli, M. (2023). Rukun Iman Sebagai Dasar Pengelolaan Keuangan Daerah. Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.19105/sfj.v3i1.7627
Kresnandra, A. A. N. A. (2016). Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Dengan Dana Perimbangan Dan Investasi Swasta Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 3(2), 44–63.
Pabayo, A. S. T. (2025). The Impact of Fiscal Decentralization Policy on Regional Fiscal Independence in Indonesia. Journal of Local Government Issues, 8(1), 142–160. https://doi.org/10.22219/logos.v8i1.37646
Pertiwi, H., Yenni, M. I., & Rusmini, A. (2026). Desentralisasi Fiskal sebagai Instrumen Otonomi Daerah di Indonesia: Systematic Literature Review. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 10365–10371. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5009
Putri, Y. I., Tigor, T., & Murti, F. (2023). Kajian Fasilitas Pasar Citra Niaga Di Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmiah Sain Dan Teknologi, 1(2), 3021–8209. http://publications.lib.chalmers.se/records/fulltext/245180/245180.pdf%0Ahttps://hdl.handle.net/20.500.12380/245180%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.jsames.2011.03.003%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gr.2017.08.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2014.12
Royana, Y., Junaedi, J., & Muafiqi, H. (2025). Peta Jalan Pembangunan Ekonomi Daerah: Studi Strategi Perencanaan BAPPEDA Jombang. JURIKO:Jurnal Ilmu Ekonomi, I(1), 9–15.
Runjung, R. M. R. P. K., Primastuti, A., & Riswati. (2021). Analisis Tingkat Rasio Kemandirian Keuangan DaerahDan Pertumbuhan Keuangan Pemerintah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. JEKP (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Publik), 9(2), 96–111.
Tuasikal, M., & Latuamury, J. (2025). Analisis Rasio Keuangan Dalam Menilai Kinerja Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Maluku. Jurnal Akuntansi, 11(1), 27–48. https://doi.org/10.30598/jak.11.1.27-48
Ulani, S. Y., & Aprirachman, R. (2025). Post-Pandemic Economic Recovery in Indonesia: a Systematic Literature Review on Key Drivers, Challenges, and Policy Implications. Ecobisma (Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen), 12(2), 196–209. https://doi.org/10.36987/ecobi.v12i2.7148
Wahab, L. O. A. (2026). Analisis Kemandirian Keuangan Daerah , Efektivitas PAD , dan Efisiensi Belanja Daerah Kabupaten Jayapura. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 18(1), 145–153.
Wasylenko, M. (1972). Fiscal Decentralization and Economic Development. Public Budgeting & Finance, 7(4), 57–71. https://doi.org/10.1111/1540-5850.00764
Wijayanti, H., & Fuad, K. (2025). Pengukuran Kinerja Keuangan Daerah melalui Rasio Keuangan : Studi pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 – 2023. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(5), 2314–2322.
Copyright (c) 2026 Mohammad Djasuli, Samania Samania, Dewi Kurnia Sari, Naila Karim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







