Pengaruh Kompetensi, Pengendalian Internal, dan Moralitas Aparat terhadap Kecurangan Keuangan Desa melalui Praktik Akuntabilitas Sebagai Variabel Mediasi
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi aparatur, sistem pengendalian internal, dan moralitas aparatur terhadap kecurangan pengelolaan keuangan desa dengan praktik akuntabilitas sebagai variabel mediasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian praktik akuntabilitas sebagai mekanisme mediasi yang menjelaskan keterkaitan antara faktor individual aparatur dan sistem pengendalian dalam konteks pemerintahan desa. Penelitian ini juga memberikan perspektif empiris mengenai pentingnya integrasi faktor sumber daya manusia dan tata kelola keuangan desa dalam pencegahan kecurangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 210 aparatur pemerintah desa di Kota Pariaman dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi aparatur, sistem pengendalian internal, dan moralitas aparatur berpengaruh signifikan terhadap kecurangan pengelolaan keuangan desa, serta praktik akuntabilitas terbukti memediasi pengaruh ketiga variabel tersebut.
Downloads
References
Abdullahi, R., & Mansor, N. (2018). Fraud prevention initiatives in the public sector: Understanding the relationship of fraud incidences and the elements of fraud triangle theory. Journal of Financial Crime, 25(2), 1–15.
Adhivinna, V. V., Nugraheni, P., & Wijayanti, R. (2022). Determinan kecurangan dalam pengelolaan keuangan desa. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 14(2), 123–137.
Aprilia, L., & Yuniasih, N. W. (2021). Pengaruh kompetensi aparatur terhadap kualitas pengelolaan keuangan desa. E-Jurnal Akuntansi, 31(5), 1234–1246.
Association of Certified Fraud Examiners. (2016). Fraud examiners manual. ACFE.
Badan Pemeriksa Keuangan Kota Pariaman. (2025). Laporan hasil pemeriksaan pengelolaan keuangan desa. BPK.
Cressey, D. R. (1953). Other people’s money: A study in the social psychology of embezzlement. Free Press.
Dewi, N. K. A., Putra, I. M. P. D., & Yasa, G. W. (2022). Moralitas aparatur dan pencegahan kecurangan sektor publik. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 6(1), 45–58.
Dorminey, J. W., Fleming, A. S., Kranacher, M. J., & Riley, R. A. (2012). The evolution of fraud theory. Issues in Accounting Education, 27(2), 555–579.
Fajrin, R., Sari, R. N., & Putra, A. A. (2022). Akuntabilitas sebagai variabel mediasi dalam pencegahan fraud dana desa. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 17(1), 67–81.
Hariawan, F., Setiawan, A. R., & Putri, D. A. (2020). Kompetensi aparatur dan risiko kecurangan keuangan desa. Jurnal Akuntansi Publik, 12(3), 201–215.
Indonesia Corruption Watch. (2024). Laporan pemantauan kasus korupsi dana desa. ICW.
Juniarti, M. (2024). Akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dan pencegahan kecurangan. Jurnal Riset Akuntansi, 16(2), 89–103.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Buku saku dana desa. Kemenkeu RI.
Marlina, L. (2025). Determinan fraud dalam pengelolaan dana desa. Jurnal Akuntansi dan Tata Kelola, 9(1), 1–15.
Mawikere, L. M. (2025). Moralitas aparatur dan pengendalian internal terhadap fraud sektor publik. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 7(1), 22–35.
Mulia, R. A. (2024). Pengaruh kompetensi dan pengendalian internal terhadap kecurangan APBDes. Jurnal Ilmu Akuntansi, 19(1), 55–70.
Raharja, D. P. (2024). Sistem pengendalian internal dan pencegahan kecurangan dana desa. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 15(1), 41–56.
Rifai, A., & Mardijuwono, A. W. (2020). Rasionalisasi dan perilaku kecurangan sektor publik. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 20(2), 137–149.
Ristianingsih, I. (2017). Fraud dalam sektor publik dan implikasinya terhadap akuntabilitas. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 8(1), 1–15.
Sari, R. N., Putra, A. A., & Fajrin, R. (2019). Akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 11(2), 101–115.
Sidabutar, M. E. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi kecurangan pengelolaan APBDes. Jurnal Akuntansi Daerah, 5(2), 77–90.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tampubolon, L., Simanjuntak, D. A., & Situmorang, M. (2020). Sistem pengendalian internal dan fraud sektor publik. Jurnal Akuntansi Publik Indonesia, 8(2), 98–112.
Tuanakotta, T. M. (2016). Akuntansi forensik dan audit investigatif. Salemba Empat.
Wardani, R. M. (2024). Kompetensi aparatur dan pencegahan fraud dana desa. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 6(2), 66–80.
Copyright (c) 2026 Diva Putri Meisya, Halkadri Fitra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







